Sabtu, 26 September 2026

Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Umat


Banyak ingat Allah, ingat nikmat Allah

Semoga kita termasuk hamba yang bersyukur.


Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Umat


Menjadi muslim yang bermanfaat.

Islam : rahmat Allah untuk seluruh alam


Pemeluk Islam juga hamba yang rahmatal lil'alamin.

Jadi hamba sholeh dan muslih (kebaikan untuk org lain, bermanfaat bagi orang lain).



Pegang Kaidah:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

_'Khairunnas anfa'uhum linnas'_

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (orang lain).”


Yang paling bermanfaat bagi orang lain, sebaik-baiknya manusia.

Jadi orang terbaik dan termulia.


Manusia paling dicintai Allah, manusia yang bermanfaat bagi orang lain.


Jadilah manusia paling bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadi :

1. Sebaik-baik manusia

2. Paling disenanginya manusia di sisi Allah.


📝Bentuk kemanfaatan untuk umat:

1. Hidupkan dan lancarkan Islam 

Hidupkan dan lancarkan Islam sesuai level kita.

Jalan ke surga itu Islam. 


Contoh mengenakkan Islam:

Abu Bakar, Khalid bin Walid memerangi orang yang membedakan zakat dengan sholat. Orang yang tidak membayar zakat padahal tahu itu rukun Islam.

5 Rukun Islam tegakkan.


Syiar-syiar Islam, hidupkan Islam!

Ajak kepada Allah.


Hidupkan Islam!

Ajak kepada islam!

Mendakwahi manusia kepada Islam.


Hidupkan Islam

Sekecil-kecilnya syiar Islam jika sudah dimatikan, Hidupkan!


Akhlakul Karimah, tunjukan Islam akhlakul karimah.


2. Menghidupkan dan melancarkan ibadah 

Menghidupkan dan melancarkan ibadah, seperti: keluarkan harta untuk bangun masjid.


Ada masjid sepi, tetap azan. Alhamdulillah beberapa tahun kemudian masjid penuh.


Bangun malam, qiyamullail.


Ingat perjalanan panjang anda, bekal anda mana. Dunia sementara, setelah dunia pindah alam, perjalanan panjang.

Ingatkan kematian!


Hidupkan ibadah!

Memberi buka puasa, dapat pahala orang yang berpuasa.

Mempersiapkan orang yang berperang, dapat pahalanya.


Membersihkan masjid, mengharumkan masjid, menyiapkan mukena, perbaiki kran wudhu, lampu, memberi parfum ke sajadah agar wangi, agar orang suka ke masjid.


Lancarkan ibadah orang lain, dapat pahala.


Membantu membiayai : orang modok, orang menghafal Al-Qur'an.


Maha suci Allah yang memberikan hidayah kepada kita.

Orang azan, lalu orang lain ke masjid sholat.


Ke masjid ingin menghidupkan ibadah.



3. Amar makruf nahi mungkar 

Amar makruf nahi mungkar = Memerintah yang baik, melarang kemungkaran.


Jadikan ini sebagai sifat atau kebiasaan kita. 

Jangan pernah diam ketika melihat kemungkaran. 

Jangan pernah diam untuk menunjukkan kebaikan kepada orang lain.


Manfaat amar makruf nahi mungkar: 

Kemaksiatan yang merajalela itu mendatangkan bencana.

Jika banyak yang amar makruf nahi mungkar, insya Allah kemaksiatan tidak merajalela, berkurang kemaksiatan atau habis total.


Siapa yang melihat kemungkaran tapi dia diam padahal dia mampu _amar makruf nahi mungkar,_

sewaktu waktu Allah mendatangkan bencana, Allah ratakan bencana itu.



Baik jika punya sifat amar makruf nahi mungkar.

Tidak harus jadi penguasa baru amar makruf nahi mungkar.


Biasakan amar makruf nahi mungkar ke anak, istri, tetangga, orang lain.


Khalifah Umar takut pertemuan dengan Allah. Beliau tawadhu'.


Agama Islam itu nasehat,

Nasehat = selalu ingin kabikan untuk orang lain.


Nasehat tidak harus jadi ustadz dulu.


Tidak dikatakan baik, jika tidak memberi nasehat.

Terimalah nasehat.


4. Menolong yang lemah

Kalian dimudahkan rezekinya karena menolong yang lemah.


Jangan jadi orang kuat untuk mendekat.

Tapi cari orang lemah untuk ditolong.


Islam mencakup segala posisi, keadaan.


Ibadah, akidah, muamalah, adab, akhlak baik semua.

Jadi muslim sejati. 


Senanglah menolong yang lemah.


Umar bin Abdul Aziz ketika beliau menjadi Kholifah, beliau menemuka nenek buta yang tidak punya siapa-siapa. Umar bin Abdul Aziz sendiri yang menolong nenek itu.


Ringan tangan (menolong orang), ikhlas.


ini perintah Allah, saya hamba Allah, 

ini sunnah Rasulullah, saya muslim, saya begini.



اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ


“Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” 


Punyai jiwa suka menolong 

Membantu menyebrang orang sepuh.


Skala prioritas dalam menolong itu ada.


5. Mengajari yang bodoh

Suka mengajari orang yang belum bisa, baik agama, maupun ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan.

Kemanfaatan tertinggi : ilmu akhirat (bisa jadi amal jariyah).


بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً


“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” 



Ilmu keduniaan yang bermanfaat juga baik.



Manusia 3 golongan:

a. Seorang pengajar dan pendidik. Tidak harus banyak ilmu dulu.

b. Orang yang selalu belajar untuk keselamatan dirinya di dunia dan akhirat.

c. Golongan yang tidak ada manfaatnya.



Ada penjual bakso baca Al Quran, ada anak kecil lihat, lalu diajari. Lalu anak itu jadi penghafal Al Qur'an.


Jangan berhenti mengajarkan sesuai kemampuan kita.


6. Mendamaikan orang yang bertikai.

Mendamaikan orang yang bertikai, seperti : orang bertikai warisan, antar saudara bertikai, cekcok suami istri.


Rasulullah telah memberi contoh cara mendamaikan.


Kita islam bersaudara.

Rasulullah marah ketika Bilal dicela.


Jangan bersifat jahiliah.


7. Membantu menghilangkan kesusahan orang lain.

Semangat membantu menghilangkan kesusahan orang lain.


Datangi orang yang susah, berikan bantuan.

Mendatangi orang yang sakit, butuh apa, kita bantu.


Jangan teman susah, kita biarkan.


'Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat.'


Ketika ada orang minta,

Senang memberi orang yang meminta, menganggap orang itu dengan sukarela bekalku sampai akhirat.


Berterimakasih kepada orang yang ditolong.


Tidak merasa hilang dengan kita membantu orang.


Abdullah bin Mubarok ulama', kaya. Beliau membantu bayar utang orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bangun kedekatan dengan anak

 Jaga fitrah anak. Mayoritas orang Indonesia menggunakan internet.  Bagus jika diarahkan ke positif, buruk jika digunakan keburukan. Anak ya...