Sabtu, 26 September 2026

Bangun kedekatan dengan anak

 Jaga fitrah anak.

Mayoritas orang Indonesia menggunakan internet. 

Bagus jika diarahkan ke positif, buruk jika digunakan keburukan.


Anak yang diomeli di rumah, takutnya dia cari kenyamanan ke lingkungan luar yang ternyata buruk untuk dirinya.


Pengguna internet ada yang biasa 7 jam lebih dalam sehari.


Media sosial bukan sekedar media. 

Tapi bisa juga merubah cara berpikir, membentuk standar, membentuk style, gaya hidup.


Jika para anak dan pemuda menghabiskan waktunya di media sosial, maka mereka dididik lewat sana, membentuk pola pikir mereka.


Sering lah orang tua ajak ngobrol anak. 

Orang tua pahami anak.



Dampak negatif scrolling : khawatir, fomo, sehingga rasa syukur berkurang.


Tiru cara Nabi mendekati Anak & Pemuda.


Jadikan anak kita pemimpin orang-orang bertakwa.


Nabi Muhammad memberi arahan

'Jagalah Allah, Allah akan menjagamu'.



Kalau anak minta uang, tanya alasannya butuh uang untuk apa.


Bangun kedekatan dengan anak.

Dengarkan anak, arahkan anak.


Tanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak.


Orang tua jadilah uswatun hasanah bagi anak.

Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Umat


Banyak ingat Allah, ingat nikmat Allah

Semoga kita termasuk hamba yang bersyukur.


Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Umat


Menjadi muslim yang bermanfaat.

Islam : rahmat Allah untuk seluruh alam


Pemeluk Islam juga hamba yang rahmatal lil'alamin.

Jadi hamba sholeh dan muslih (kebaikan untuk org lain, bermanfaat bagi orang lain).



Pegang Kaidah:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

_'Khairunnas anfa'uhum linnas'_

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (orang lain).”


Yang paling bermanfaat bagi orang lain, sebaik-baiknya manusia.

Jadi orang terbaik dan termulia.


Manusia paling dicintai Allah, manusia yang bermanfaat bagi orang lain.


Jadilah manusia paling bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadi :

1. Sebaik-baik manusia

2. Paling disenanginya manusia di sisi Allah.


📝Bentuk kemanfaatan untuk umat:

1. Hidupkan dan lancarkan Islam 

Hidupkan dan lancarkan Islam sesuai level kita.

Jalan ke surga itu Islam. 


Contoh mengenakkan Islam:

Abu Bakar, Khalid bin Walid memerangi orang yang membedakan zakat dengan sholat. Orang yang tidak membayar zakat padahal tahu itu rukun Islam.

5 Rukun Islam tegakkan.


Syiar-syiar Islam, hidupkan Islam!

Ajak kepada Allah.


Hidupkan Islam!

Ajak kepada islam!

Mendakwahi manusia kepada Islam.


Hidupkan Islam

Sekecil-kecilnya syiar Islam jika sudah dimatikan, Hidupkan!


Akhlakul Karimah, tunjukan Islam akhlakul karimah.


2. Menghidupkan dan melancarkan ibadah 

Menghidupkan dan melancarkan ibadah, seperti: keluarkan harta untuk bangun masjid.


Ada masjid sepi, tetap azan. Alhamdulillah beberapa tahun kemudian masjid penuh.


Bangun malam, qiyamullail.


Ingat perjalanan panjang anda, bekal anda mana. Dunia sementara, setelah dunia pindah alam, perjalanan panjang.

Ingatkan kematian!


Hidupkan ibadah!

Memberi buka puasa, dapat pahala orang yang berpuasa.

Mempersiapkan orang yang berperang, dapat pahalanya.


Membersihkan masjid, mengharumkan masjid, menyiapkan mukena, perbaiki kran wudhu, lampu, memberi parfum ke sajadah agar wangi, agar orang suka ke masjid.


Lancarkan ibadah orang lain, dapat pahala.


Membantu membiayai : orang modok, orang menghafal Al-Qur'an.


Maha suci Allah yang memberikan hidayah kepada kita.

Orang azan, lalu orang lain ke masjid sholat.


Ke masjid ingin menghidupkan ibadah.



3. Amar makruf nahi mungkar 

Amar makruf nahi mungkar = Memerintah yang baik, melarang kemungkaran.


Jadikan ini sebagai sifat atau kebiasaan kita. 

Jangan pernah diam ketika melihat kemungkaran. 

Jangan pernah diam untuk menunjukkan kebaikan kepada orang lain.


Manfaat amar makruf nahi mungkar: 

Kemaksiatan yang merajalela itu mendatangkan bencana.

Jika banyak yang amar makruf nahi mungkar, insya Allah kemaksiatan tidak merajalela, berkurang kemaksiatan atau habis total.


Siapa yang melihat kemungkaran tapi dia diam padahal dia mampu _amar makruf nahi mungkar,_

sewaktu waktu Allah mendatangkan bencana, Allah ratakan bencana itu.



Baik jika punya sifat amar makruf nahi mungkar.

Tidak harus jadi penguasa baru amar makruf nahi mungkar.


Biasakan amar makruf nahi mungkar ke anak, istri, tetangga, orang lain.


Khalifah Umar takut pertemuan dengan Allah. Beliau tawadhu'.


Agama Islam itu nasehat,

Nasehat = selalu ingin kabikan untuk orang lain.


Nasehat tidak harus jadi ustadz dulu.


Tidak dikatakan baik, jika tidak memberi nasehat.

Terimalah nasehat.


4. Menolong yang lemah

Kalian dimudahkan rezekinya karena menolong yang lemah.


Jangan jadi orang kuat untuk mendekat.

Tapi cari orang lemah untuk ditolong.


Islam mencakup segala posisi, keadaan.


Ibadah, akidah, muamalah, adab, akhlak baik semua.

Jadi muslim sejati. 


Senanglah menolong yang lemah.


Umar bin Abdul Aziz ketika beliau menjadi Kholifah, beliau menemuka nenek buta yang tidak punya siapa-siapa. Umar bin Abdul Aziz sendiri yang menolong nenek itu.


Ringan tangan (menolong orang), ikhlas.


ini perintah Allah, saya hamba Allah, 

ini sunnah Rasulullah, saya muslim, saya begini.



اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ


“Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” 


Punyai jiwa suka menolong 

Membantu menyebrang orang sepuh.


Skala prioritas dalam menolong itu ada.


5. Mengajari yang bodoh

Suka mengajari orang yang belum bisa, baik agama, maupun ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan.

Kemanfaatan tertinggi : ilmu akhirat (bisa jadi amal jariyah).


بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً


“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” 



Ilmu keduniaan yang bermanfaat juga baik.



Manusia 3 golongan:

a. Seorang pengajar dan pendidik. Tidak harus banyak ilmu dulu.

b. Orang yang selalu belajar untuk keselamatan dirinya di dunia dan akhirat.

c. Golongan yang tidak ada manfaatnya.



Ada penjual bakso baca Al Quran, ada anak kecil lihat, lalu diajari. Lalu anak itu jadi penghafal Al Qur'an.


Jangan berhenti mengajarkan sesuai kemampuan kita.


6. Mendamaikan orang yang bertikai.

Mendamaikan orang yang bertikai, seperti : orang bertikai warisan, antar saudara bertikai, cekcok suami istri.


Rasulullah telah memberi contoh cara mendamaikan.


Kita islam bersaudara.

Rasulullah marah ketika Bilal dicela.


Jangan bersifat jahiliah.


7. Membantu menghilangkan kesusahan orang lain.

Semangat membantu menghilangkan kesusahan orang lain.


Datangi orang yang susah, berikan bantuan.

Mendatangi orang yang sakit, butuh apa, kita bantu.


Jangan teman susah, kita biarkan.


'Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat.'


Ketika ada orang minta,

Senang memberi orang yang meminta, menganggap orang itu dengan sukarela bekalku sampai akhirat.


Berterimakasih kepada orang yang ditolong.


Tidak merasa hilang dengan kita membantu orang.


Abdullah bin Mubarok ulama', kaya. Beliau membantu bayar utang orang lain.

Keutamaan Muslim yang lemah

 Allah tidak bosan memberi nikmat kepada kita, nikmat iman, sehat, bisa sholat sunnah fajar, sholat subuh berjama'ah, ta'lim, sholat sunnah syuruk.


Semoga segala nikmat ini bisa kita gunakan untuk meningkatkan kualitas taat kita kepada Allah. 



Syarah Kitab Riyadush Shalihin 

Bab : 32, Hadits ke 6

Keutamaan Muslim yang Lemah dan Fakir


Lihat Syarah atau penjelasan para ulama' terkait kitab ini.


Kemuliaan orang di sisi Allah tidak ditentukan dari pakaian, kekayaannya, popularitasnya, status sosialnya. Walau tidak dianggap penting oleh orang lain, tidak punya kekayaan, popularitas.


Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.

QS. Al Hujurat ayat 13.


يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ 


"Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti."

QS. Al-Hujurat[49]:13



Terkenal di langit, yang dilihat hatinya dan amalnya, bukan tampilan fisiknya.


Allah mewujudkan sumpah orang itu.


Yang termasuk golongan ini yang jadi ukuran adalah ketaatan kepada Allah.


▪️Hikmah hadis:

1. Jangan menilai seseorang dari tampilan luarnya.

Standar sosial biasanya tidak sesuai dengan kemuliaan di sisi Allah. Kekayaan, popularitas bukan tanda kemuliaan. 

Yang dilihat Allah adalah hati dan amal kalian. 

Jangan merasa rendah jika tidak banyak yang kenal kita.

Yang penting Allah tahu kebaikan yang kita lakukan. Kita berharap penerimaan dari Allah. 


Tidak semua orang yang mulia harus terkenal. 

Tidak semua orang yang terkenal itu pasti mulia.


Jangan meremehkan orang miskin, orang yang penampilannya sederhana.

Jangan sombong. Sombong : menolak kebenaran, merendahkan orang lain.


Bukan berarti kita disuruh berpenampilan kumuh. 


Islam mengajarkan: bersih, rapi.


Ketaatan dan ketakwaan kepada Allah yang dinilai.

Jangan melihat kesholihan orang dari penampilan luarnya.


2. Jangan mengejar kemuliaan dari manusia.


Orang tidak bahagia karena merasa tidak dapat validasi atau pengakuan orang lain.


Tugas kita : menjalankan perintah Allah. Selama yang kita lakukan tidak melanggar syari'at, tidak merugikan orang lain, ada manfaatnya, maka jalan terus.


3. Jangan berkecil hati jika kebaikan kita tidak dihargai.

Jika berbuat baik karena Allah, maka istiqomah dan bahagia.


Hal yang salah: berhenti berbuat baik biasanya karena ia ingin validasi orang lain.


Jangan mengharap balasan dari orang yang kita tolong.


Jika berbuat baik tapi tidak bahagia, maka ia melakukan kebaikan bukan karena Allah.


Berbuat baik sudah berkorban tenaga, harta, segala upaya, tapi tidak bahagia, rugi kita. Yang bahaya : tidak dapat pahala dari Allah.


Jangan berkecil hati jika kebaikan tidak dihargai orang lain.


Balasan dari Allah lebih penting, bernilai, bermanfaat bagi kita.


Kita berbuat baik karena Allah.

Lelah karena Allah saja.


Jika manusia tidak melihat, yakin Allah melihat kita. 

Roqib dan Atid tidak akn pernah error seperti errornya cctv.


QS. Al Zalzalah ayat 7-8:


فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ


"Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya."

QS. Az-Zalzalah[99]:7



وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ


"Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya."

QS. Az-Zalzalah[99]:8


4. Jangan merasa aman karena dihormati dan ditakuti oleh manusia.

Jangan jumawa.

Pujian, hormat manusia bukan jaminan kemuliaan di sisi Allah.


5. Jadilah orang yang dekat dengan Allah.

_'Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu.'_

Maksudnya, jaga hubungan baik dengan Allah. Kerjakan yang diperintahkan, jauhi yang dilarang, Hanya beribadah kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya.

Allah yang akan menjaga kita.

Jika kita ada masalah, pertolongan Allah menghampiri kita.


Jangan sibuk cari posisi di sisi manusia, tapi sibuk cari posisi di sisi Allah.




#Hadis ke 7 

Penjelasan:

Bukan berarti orang miskin otomatis masuk surga. Orang miskin yang masuk surga yang memenuhi kriteria beriman dengan iman yang benar, tetap menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan Allah, tidak mempersekutukan Allah, sabar, menjaga kehormatan dirinya, taat kepada Allah. 

Orang miskin lebih cepat masuk surga, karena memang sedikit yang dimintai pertanggungjawaban terkait hartanya.


Orang miskin yang lebih cepat masuk surganya yang punya kesabaran dan ketakwaan kepada Allah.


Banyak Orang kaya masuk surga : syukur dan dermawan.

Syukur : menempatkan sesuatu pada tempatnya, menggunakan nikmat sesuai peruntukannya. Untuk apa nikmat Allah ciptakan, untuk itu digunakan.


Jadikan harta sebagaimana semestinya, jadikan *sarana* untuk kehidupan yang kekal abadi.

Jangan jadikan harta sebagai tujuan.

Banyak ibadah yang membutuhkan harta seperti: haji, umroh, sedekah.


Kufur nikmat : menggunakan nikmat tidak sesuai peruntukannya.


Mensyukuri nikmat diciptakan kita sebagai manusia dengan digunakan sesuai tujuannya, yakni beribadah.


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ


"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku."

QS. Az-Zariyat[51]:56




'Berkata baik atau diam.'



Hisab diri kita, sebelum dihisab oleh Allah.


Adapun orang kaya masih tertahan karena kekayaan membawa pertanggung jawaban.


Renungkan pertanyaan:

a. Darimana harta diperoleh: halal atau haram

b. Zakat sudah ditunaikan ? Zakat fitrah, zakat maal.

c. Apakah ada hak orang miskin yang diabaikan. Sedekah, infaq.

d. Sisa harta yang ada untuk apa digunakan. 

f. Apakah harta yang dipunyai jadikan ia sombong atau tidak, meninggalkan kewajiban atau tidak.


Semakin banyak kenikmatan yang Allah berikan, tambah mendekat kepada Allah, tambah sering introspeksi: semakin baik tidak amal kita. 


Tambah rajin sholat berjamaah, ke majelis taklim, silaturahim. 


Nikmat yang tidak menjadikan kita lebih dekat kepada Allah, maka itu musibah.




ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ 


"Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)."

QS. At-Takasur[102]:8




Kaya itu tidak berdosa. Kaya maka punya amanah lebih besar. 



_“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.”_


✨Yang penting: Taat, takwa, amanah.


Orang kaya yang syukur, amanah menggunakan harta dengan baik bisa jadi jalan menuju surga.


Miskin kufur, durhaka tidak bisa menyelamatkannya.


🍃Titipkan harta ke pembangunan masjid, mushola, rumah tahfidz, ke orang miskin, anak yatim, dll.


Kaum wanita perhatikan amalnya. Jangan mengingkari kebaikan suami, jangan mengingkari jasa, jangan menggunakan lisan dengan cara yang buruk.


Umar bin Khattab juga pernah dimarahi istri beliau.

Ingat-ingat semua kebaikan-kebaikannya. Berkorban mengandung, mempertaruhkan nyawa, melahirkan, mengurus suami, anak. Banyak kebaikannya daripada kekurangannya.


Tumbuhkan rasa saling bukan rasa paling

Saling membantu, menyayangi.

Jangan merasa paling berjasa, paling penting.


Hikmah:

1. Jangan tertipu keadaan di dunia. Ukuran kemuliaan: ketakwaan dan ketaatan kepada Allah.

Rumah, uang sudah digunakan untuk apa. Yang ditanya fungsi nikmat yang telah diberikan oleh Allah, kita gunakan untuk apa.


Hadis ini pengingat bagi orang yang punya kelapangan rezeki, 

Sudahkah menunaikan hak Allah?

Sudahkah zakat, untuk istri, anak, sedekah, bantu ortu, saudara, fakir miskin?

Sudahkah harta untuk dakwah?

Sudahkah menjaga sumber penghasilan halal?

Jadikan harta bekal menuju surga. 


Renungkan agar: rumah bukan jadi tempat banyak mengeluh,

pengorbanan bertahun-tahun kalah dengan satu pertengkaran,

sering berterimakasih kepada pasangan.


Jadi wanita pandai: bersyukur, jaga lisan, jaga kehormatan, sumber ketenangan bagi keluarga.


Kemiskinan bukan kehinaan,

Kekayaan bukan kemuliaan.

Kemiskinan bukan tiket masuk surga


Yang menentukan : iman, takwa, sabar, syukur, mempertanggung kepada Allah.


Jaga lisan, hargai kebaikan, perbanyak amal sholeh.

Berdoa, Syukur, dan Sabar

 Kitab Al-adab Al-mufrad 


Bimbingan agar kita punya adab, akhlak, perangai seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad.


Bab tentang Berdoa ketika orang mengalami kesusahan.


Suka duka itu sesuatu yang berputar.

Allah yang bisa membuat orang tertawa, menangis.


Ini bahan ujian.

Kebaikan-kebaikan keburukan-keburukan sebagai bahan ujian, untuk diketahui siapa dari kamu yang paling bagus amalnya. 



Sikap kita menghadapi peristiwa yang terjadi.

Apapun yang terjadi itu takdir.


Suka duka itu bahan ujian.

Jangan sampai masuk ke kesombongan karena kaya. 


Apakah kebesaran manusia bisa menaklukkan gelombang laut? Buktinya, tidak bisa manusia menaklukkan.


Zaman Nabi Nuh, gunung tenggelam.

Apa yang dibanggakan ketika kondisi seperti itu.


Musibah itu ada fadhilah besar.



Suka duka itu bahan ujian.

Suka maka solusinya : syukur.

Duka maka solusinya : sabar.




اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ


Artinya: 

Ya Allah, tolonglah aku dalam berdzikir, bersyukur, dan beribadah yang baik kepada-Mu.


Ya Allah bantu saya berdzikir kepada Mu.


Syukur, maka: persungguh sholat, sedekah.

Senang dengan sholat.


Mengambil keduniaan seperti jatahnya orang miskin.

Sedikit tapi cukup, selebihnya untuk sedekah.


Doa ketika dalam kesusahan:

Susahnya Nabi yakni dakwah tapi disakiti, diancam dibunuh. Beliau prihatin yang mendalam, orang yang didakwahi diberi petunjuk jalan keselamatan tapi orang tersebut mengambil jalan yang salah.

Tanggung jawab memperjuangkan umat.

Jadi susah kasih sayang. 


Apapun latar belakang susah, identik dengan cucuran air mata. Maka perbanyak doa.



Doa menjadi obat.

Sering susah karena memikirkan barang kecil.

Maka, dialihkan memikirkan barang besar. 


Pikirkan : pahala, ketahuidan, keikhlasan, suksesnya dakwah, husnul khotimah, alam kubur, di padang mahsyar selamat. 

Sehingga dunia terasa ringan.


Obat : ketahuidan keagungan Allah.


Berupaya selamat di Padang Mahsyar. 


Yang besar tadi tujuan.

Yang kecil itu ujian.


Berpikir keagungan Allah. Maka dunia kecil.


Sanjungan dari makhluk itu perkara kecil.


Solusi : Tauhid.


Nabi Yunus ditelan ikan.


Doa Nabi Yunus : 

 لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ 

"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.”


Dengan ketahuidan, dunia mudah.

Susah dunia, pikirkan akhirat.


Lihat, dengar, pikir sesuatu yang benar.

Berpikir objektif.


Berlindung dari kefakiran.

Sadari fakir itu ujian. Solusinya, kembalikan urusan kepada Allah.


Mengadu kepada Allah. Allah akan beri dengan cara-Nya.



Terkait Doa Nabi Musa,


فَسَقٰى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلّٰىٓ اِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ 


"Maka, dia (Musa) memberi minum (ternak) kedua perempuan itu. Dia kemudian berpindah ke tempat yang teduh, lalu berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan (rezeki) yang Engkau turunkan kepadaku.”"

QS. Al-Qasas[28]:24


Allah beri dengan cara-Nya sendiri. 


Hak tamu : tuan rumah menjamu tamu.


Kembalikan kepada Allah. Allah yang memberi jatah.


Di alam kubur, ada siksa atau nikmat kubur. 


Mati itu perpindahan saja. Jadi di alam kubur hidup, ditampakkan surga ataukah neraka.


Berlindung dari siksa kubur.





 إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَظِيمُ الحَليمُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمِ ، لاَ إلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ، وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ 

Artinya: "Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah yang Maha Agung dan Maha Santun. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai ‘arsy, yang Maha Agung. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah – (Dia) Rabb yang menguasai langit, (Dia) Rabb yang menguasai bumi, dan (Dia) Rabb yang menguasai ‘arsy, lagi Mahamulia."


Allah tidak langsung hukum orang yang berbuat salah.

Segera taubati.


Perbanyak syukur dan dzikir.

Rabu, 02 September 2026

Azab

Bersyukur kita diberikan Istiqomah oleh Allah untuk kita duduk di majelis ilmu, menetapi iman dengan ilmu.

Diingatkan tentang kehidupan abadi di akhirat.

Sadar agar tidak lalai.


Jangan terbesit bosen menuntut ilmu.


‌Surah Al Haqqah ayat 9

Datangnya hukuman dari Allah ketika manusia sudah jauh dari aturan Rasullullah, dimana manusia membuat aturan sekeinginan mereka sendiri.


Fir'aun ditenggelamkan, mendustakan Allah melalui mendustakan Rasullullah yakni Musa.

Jasad Fir'aun diabadikan 

Semua orang lintas zaman, lintas tempat yang mendustakan Rasullullah maka disamakan dengan Fir'aun. Kaum 'Ad, Kaum Tsamud. 


Jaga tabiat hati anak yang normal.

Ajak anak ke masjid, ke majelis ilmu.


Ingatkan orang yang berbuat salah dan doakan mereka.

Bisa saja orang yang berbuat salah itu mereka tidak sadar bahwa sedang berbuat salah.


Mendustakan kebenaran dari Allah, seperti perintah menutup aurat.


Perbuatan maksiat.

Membiarkan perbuatan maksiat juga berdosa.

Maksiat itu lawannya taat.

Taat itu sesuai tuntunan Rasulullah. Seperti: sholat, sedekah, bantu orang lain, jujur, dll 

Maksiat = yang tidak sesuai tuntunan Rasulullah. Seperti : tidak adil, tidak menutup aurat, dll. Sehingga perbuatan yang mengingkari tuntutan Rasulullah, itu maksiat secara umum.

Kemaksiatan mendustakan para Rasullullah.

‌QS. Qaf ayat 14

Mendustakan Rasullullah sumber bencana. 

Yang mendustakan Rasullullah layak dapat hukuman.

Allah adil, tidak dzolim.

Jika tidak berbuat salah ya tidak dihukum.

Yang berbuat dzolim, maka layak dihukum.

Mendustakan satu rasul sama dengan mendustakan semua Rasul.


‌QS. Asy Syu'ara ayat 105.

Nabi Nuh dakwah 950 tahun.

Nabi Nuh didustakan kaumnya. Kaum Nabi Nuh sama seperti mendustakan rasul-rasul yang banyak.

Mendustakan satu rasul seperti mendustakan semua Rasul.

Mendustakan satu rasul seperti mendustakan rasul-rasul yang lain, karena para rasul satu aqidah. Maka mendustakan ajaran rasul yang lain.



Serusak-rusaknya manusia, jika masih kiblatnya sama, maka saudara. (Seiman).


Sebagimana yang kalian tahu kerasnya bantahan saya kepada kaum Asy'ariyah, kalian tahu bagaimana kuatnya saya menyatukan mereka dengan kita.


‌QS. asy Syu'ara ayat 123.

Kaum 'Ad mendustakan para rasul.


‌QS. asy Syu'ara 141

Kaum Tsamud mendustakan para rasul.


‌QS. Al Haqqah ayat 10

Mereka mendustakan satu rasul dari Tuhan mereka. Maka Allah membinasakan mereka dengan azab yang sangat keras. 

Mendustakan rasul untuk kita itu mendustakan ajarannya.

Rasulullah meninggalkan wasiat : Al Qur'an dan Sunnah. Jika kita melepaskannya, kalian tidak akan tersesat sampai kapanpun. 


Berbicaralah berdasarkan dalil.


Bukti yang tersisa setelah diazabnya kaum-kaum sebelumnya:

Kaum 'Ad ada sisa bangunannya.

Kaum Tsamud memahat gunung.


Ketika air telah naik pada zaman Nabi Nuh, air manjadi air bah yang membinasakan, sebagian kalian diselamatkan dengan naik kapal. 



Nabi Muhammad dilempari batu saat di Thaif. Nabi Muhammad, beliau Nabi terbaik sedunia. Beliau mendoakan agar mereka diberi hidayah,

 karena mereka tidak tahu. 


Doakan orang lain agar diberi hidayah oleh Allah.


Bangun kedekatan dengan anak

 Jaga fitrah anak. Mayoritas orang Indonesia menggunakan internet.  Bagus jika diarahkan ke positif, buruk jika digunakan keburukan. Anak ya...