Kamis, 25 Juni 2026

9 Sifat yang Allah cintai Ibadurrahman

Syukuri nikmat iman, waktu luang.

Sarana tercepat masuk surga dengan mendatangi majelis ilmu.

Semoga dipanggil Allah dalam keadaan husnul khatimah.

Tempat termulia di dunia adalah masjid.


9 Sifat yang Allah cintai 

Ibadurrahman 


Q‌S. Al Furqon ayat 63-74

Hamba yang dicintai Allah, diantaranya:

1.) Orang yang hidup dalam kondisi tenang, rendah hati, tidak sombong walaupun punya jabatan tinggi.

Tidak masuk surga orang yang sombong.

Ambil pelajaran qorun yang sombong.

Makhluk yang sombong pertama kali itu iblis. 

Iblis : enggan dan menyombongkan diri.


‌"Seluruh umatku masuk surga kecuali orang yang enggan." 


2.) Adapun orang yang dihina, dibully, dilecehkan malah mendoakan yang baik bagi yang menghinanya.

Tidak menaruh dendam.

Mendoakan orang yang telah melecehkan harga dirinya.

Rasulullah tidak pernah membalas orang yang melecehkan harga dirinya. Tapi berbeda jika syariat Allah yang dilecehkan, maka Rasulullah marah.


Rasulullah menampilkan uswah hasanah. 

Orang masuk Islam, melihat bagaimana Rasulullah berdakwah, mereka masuk Islam.

Lewat tindakan, amal baik, cukup menjadi dakwah yang luar biasa.


Mencintai Rasulullah harus lebih tinggi daripada mencintai diri sendiri.


Tidak sempurna iman seseorang jika cinta kepada Allah dan Rasulullah belum di atas segalanya.


Tempatkan cinta kepada Allah dan Rasulullah melebihi mencintai diri sendiri.


3.) Melewati setiap malam dengan banyak sholat, sujud.

Banyak mengingat Allah, banyak menangis kepada Allah.

Orang yang suka bertahajud.

Sholat Sunnah terbaik setelah sholat fardhu yakni sholat tahajud. Walaupun hanya 2 raka'at.

Orang yang sholat di malam hari (tahajud).


4.) Orang yang selalu berdoa kepada Allah, berlindung dari neraka jahanam 

Ketika orang paham Al Qur'an, maka ketika membaca Al Qoriah, Al Zalzalah maka bisa menangis.


Rasulullah sudah menghalau, jangan sampai umat masuk neraka. Tapi ada saja yang melanggar, masuk neraka.


1 hari akhirat = 1000 tahun di dunia.



Tugas Rasulullah : memberi kabar gembira dan memberi peringatan agar umatnya tidak masuk neraka.


Jaga iman sampai mati!





5.) Orang selalu berinfak tidak terlalu berlebihan ataupun terlalu kikir

Ada kisah sahabat mau infak 3/4 harta. Tapi punya anak perempuan, maka hanya boleh 1/3. Agar anak tidak menjadi orang yang meminta minta.


Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Abu bakar berinfak seluruh hartanya. Umar berinfak 1/2 hartanya.



Kikir : as suf 

Kikir itu tidak mau harta keluar untuk orang lain dan berpikir bagaimana orang lain memberi hartanya untuk dirinya sendiri.

Orang mampu beli, tapi menahan untuk beli.

Beda dengan sederhana, dia punya harta, tapi mau mengeluarkan jika butuh.



6.) Orang yang tidak melakukan kesyirikan kepada Allah, dan orang yang tidak membunuh jiwa orang lain kecuali dengan alasan yg benar. Orang yang tidak melakukan zina.


Jiwa orang muslim itu mahal.

Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Adapun dosa lain masih bisa diampuni.


Umat Rasulullah, orang yang taubat diterima, bahkan orang yang taubat lebih dicintai oleh Allah dibandingkan orang yang menemukan untanya yang hilang.


At Tawwab: menerima taubat.


Alhamdulillah bersyukur menjadi umat Rasulullah. 


Mari setiap hari cintai Rasulullah 

Kerjakan sunnah Rasulullah setiap hari. Minimal sehari sholawat 10x.


Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. 


Iman kuat : tidak bunuh diri, tidak putus asa. 

Yakin dosa diampuni.


7.)  Orang yang tidak bersaksi palsu, tidak suka berbohong.

Dosa besar : syirik, durhaka kepada oranh tua, sumpah palsu


8.) Orang yang ketika disebut ayat Allah, orang itu tidak pura-pura buta dan tuli.

Orang yahudi cerdas, tapi mengubah isi taurat. 

Maghdhu: orang yahudi 


Jika belum siap menerima, maka banyak istighfar.

Perbarui iman, jangan menolak ayat Allah.



9.) Orang yang selalu berdoa.

Doa Nabi Ibrahim 

Doa punya anak sholeh dan sholehah karena ini investasi.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa”  (QS. Al Furqon: 74)



Membumikan Tauhid sebagai Solusi Hidup

 Membumikan Tauhid sebagai Solusi Hidup 


•Tafakur, renungkan :

1. Asal darimana

Saya dihadirkan di dunia oleh Allah, saya adalah hamba Allah.

Allah pasti bertanggung jawab atas saya. Kalau ada masalah, matur ke Allah, minta bantuan Allah.

2. Saya hidup di dunia tujuan akhirnya dimana

Mati, kembali kepada Allah. Kita akan ditanya.


3. Sekarang yang sedang kita lakukan nyambung tidak dengan tujuan kita.

Apakah sudah sesuai dengan yang diridhoi oleh Allah 



Balas keburukan dengan kebaikan.

Anak berbuat buruk, maka jangan kita balas dengan keburukan,

Kita me time dengan Allah, doa, kembalikan segala urusan kepada Allah. Allah yang memberi solusi.


Jangan fokus dengan masalah, solusi, tapi fokus kembali kepada Allah.


Sering me time dengan Allah, curhat, ungkapkan kepada Allah, ya Allah temani saya menjalani ini, kuatkan saya.



•‌Link YouTube:

https://www.youtube.com/live/NdvUFuuDeus?si=9SqfveiEZr1bvDku

Amazing Amal

 Amazing Amal


Surga di dunia : bahagia bersama dekat dengan Allah.

Sholat, ibadah : sebagai syukur kita kepada Allah dan menjalankan perintah Allah.


Ikhtiar : berdoa agar mencintai Allah dan Rasulullah.


Sadari apa saja nikmat yang telah Allah berikan sejak kita di dalam kandungan, orang tua, lingkungan, ilmu, kemudahan, kesehatan, dll.


Kaitkan ibadah dengan rasa syukur kita kepada Allah.

Hati bahagia atas apa yang ada.

Jangan bahagia bergantung atas apa yg kita inginkan. 

Tapi bahagia lah atas apa yang diberikan oleh Allah.


Syukur diberikan anak yang sehat, nurut kepada orang tua, mau sholat, adab akhlak baik, dll walau belum bisa hafal mutqin.


Mencintai orang lain karena Allah.


Jomblo yang sehat, cerdas, diberi hidayah untuk ibadah, ini membahagiakan.

Jangan menggantungkan kebahagiaan kita dengan adanya orang lain.


‌Kecilkan ekspektasi kita!


Sebelum minta apa yg kita inginkan, sebut apa saja yang kita syukuri yang dahulu begini sekarang bisa begini yang lebih baik atas izin, kemudahan dari Allah. 

Allah yang menolong kita.


•‌Cara agar nikmat beribadah:

Mudah bersyukur atas hal yang sederhana dalam kehidupan kita

Contoh : sehat, maka maksimalkan tubuh untuk beribadah. 


Catat, tulis apa saja yang kita syukuri semakin banyak hal, semakin detail.

Syukur dgn doa : 

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

ALLAHUMMA A’INNI ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBADATIK 

Artinya : "ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu.” 


Cinta kepada Rasulullah dengan mengikuti Sunnah beliau

Ikuti Sunnah Rasul 


Jika berangkat dari rasa cinta, insya Allah mudah menjalankan ibadah 


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

‌Cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal dunia;

1. Mendoakan 

2. Memohonkan ampun

3. Melaksanakan wasiat

4. Memuliakan saudara orang tua

5. Memuliakan teman orang tua

6. Sedekah atau wakaf atas namanya

7. Badal haji orang tua


orang tua yang meninggal lebih butuh pahala, mereka sudah tidak bisa beramal.


‌•Ikhtiar agar masuk surga tertinggi 

Mohon ampun, memuji Allah atas sifat-sifat Allah

Yakin akan diampuni 

Sadar bukan baiknya tobatku, Allah mengampuni, tapi Allah Maha penerima taubat.

Bukan karena baiknya sedekahku, tapi karena Engkau Maha Mensyukuri apa yg dilakukan oleh hamba, maka balaslah.


Aku sadar aku banyak dosa, dosa ....

Puji Allah, surga bukan karena amalku, tapi karena rahmat Mu, maka berilah aku rahmat mu agar bisa masuk surga firdaus.


‌QS. Al Mukminun ayat 11 (yg mencapai surga firdaus)


Beruntung orang mukmin:

1) Yang sholat khusyu 

2) Menjauhkan amalan yang sia sia

3) Membayar zakat

4) Menjaga kemaluan 

5) Menjalankan amanah

....

Menjaga sholat 



•Husnudzon 


•Tanda masih bisa sujud, sholat, ini salah satu tanda Allah masih sayang kepada Allah.


•‌Sadari dunia ini tempat ujian

QS Al Mulk

QS Al Baqarah 

Ujian pasti bisa dihadapi, diuji sesuai kesanggupan kita.

Allah tahu kadarnya kita. 

Ujian itu sarana kita dapat kenikmatan.

Ujian untuk kebaikan kita.


Balasan dari Allah pasti luar biasa.

Seperti di dunia hidup kurang lebih 65 tahun, tapi di surga hidupnya abadi, kenikmatan abadi.

Di dunia sholat dalam 1 hari juga sebentar, tapi pahala, nikmat di surga banyak.

Nikmat di surga berkali-kali lipat.

Selamat dari neraka itu nikmat yang tinggi.




🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Latih doa

Latih syukur 

Belajar perbanyak, nikmati doa dan syukur apa saja.

Latih berharap kepada Allah baik hal-hal yang besar maupun kecil.


Ingatan tentang harapan dan syukur catat!

Perbanyak doa yang dicontohkan para Nabi 


Ilmui

Agar banyak doa yang bisa kita panjatkan dengan izin Allah.



Doa pasti dikabulkan,

‌Bentuk dikabulkan:

1. Dikabulkan sesuai yang kita inginkan 

2. Dijauhkan dari marabahaya 

3. Disimpan di akhirat, yang balasannya sangat membahagiakan 



Yakin pasti Allah balas doa kita

Allah murka jika kita tidak mau berdoa.

Merengek, memohon kepada Allah.


Pengabulan Allah itu lebih baik daripada apa yang kita inginkan.

Kita tidak tahu masa depan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, apa yang terbaik untuk kita

Sedangkan, Allah Maha Tahu, Allah yang mengatur.

Allah lebih mencintai kita daripada ibu kita sendiri.



🌿🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🌿

Agar bisa Istiqomah 


Sadari istiqomah, sabar, nikmat ibadah semua itu pertolongan Allah.


Maka selalu doa!

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik"

Artinya : "Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”


•Belajarlah!

Membaca Al Qur'an dan artinya walau sedikit.

Baca arti dalam Al Qur'an, agar tahu maksud Allah, pesan Allah apa 


•Tingkatkan iman!

mendengar ceramah.


•Punya support system

Bergaul dengan orang sholeh, pasangan, anak sholeh.

Saling mengingatkan dalam kebaikan.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Ibadah kita personal dengan Allah 


Dari sekian miliar orang di dunia ini

Anggap panggilan sholat itu untuk kita, di tempat lain beda waktu azannya.


Lihat Al Qur'an, panggilan baca Al Quran untuk kita bukan orang lain.


Waktu sahur bangun ada keinginan untuk tahajud, sadari itu panggilan dari Allah untuk kita.


Maka mulai ibadah, wudhu ikut panggilan-Mu.

Sampai ada rasa rindu dipanggil oleh Allah.


Dengan izin dari Allah, bisa Allah panggil untuk haji umroh.


Semoga di akhir hayat, dipanggil Allah dalam keadaan baik.

Orang yang meninggal dalam keadaan ihrom, mereka akan datang kepada Allah dalam keadaan bertalbiyah.

Ya Allah kami penuhi panggilan Mu, segala puji bagi Mu, Engkaulah Tuhan segala-galanya.

Diberi kemuliaan meninggal saat haji dan ihrom.

Mati dalam keadaan husnul khatimah.


Personalkan ibadah kita khusus untuk kita kepada Allah.

Semua khusus untuk kita, bukan kebetulan. 




Sejak Gadis hingga jadi Ibu

 Sejak Gadis hingga jadi Ibu


Siapkan:

A. Ilmu

Ilmu yang fardhu 'ain:

1. Ilmu tentang tauhid

2. Ilmu tentang membaca Al Qur'an. Karena harus baca Al Fatihah dalam sholat. Baik makhorijul huruf, hukum dll.

3. Ilmu tentang akhirat: pertanyaan di alam barzah : Rabb, kitab, nabi.

Ilmu mengenal Rabb, kitab, dan nabi.


‌Jika wanita menghadiri majelis ilmu tauhid, fiqih, maka seperti menghadiri parenting karena mengajari anak tauhid, sholat dll.



B. Memilih Pasangan yang Sholih.

Lihat agamanya.

Menjalankan agamanya, bukan hanya penampilan.


C. Siapkan Nutrisi Tubuh

Perhatikan pola makan

Karena membantu mempersiapkan kehamilan.

Hindari banyak gula, garam, gorengan, gluten.

Makan sayur, buah, rebus ketela dll

Hindari makanan berminyak.

Rabu, 24 Juni 2026

Sholat


Sholat itu mengingat Allah. (QS. Taha : 14)

Ingatan kuat karena mengenalnya kuat.

Kenali Allah!



Allahu Akbar : Allah Maha Besar 

Alhamdulillahi robbil 'alamiin : segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.


Ruku' : Allah Maha suci Maha Agung 

I'tidal : segala puji bagi Engkau 


Konsep berdzikir

#Al Baqarah ayat 152

Ingatlah Aku, maka Aku ingat kamu


Orang berdzikir : saya ingat Allah 

Hasil : Allah ingat saya


Allah tidak butuh kita.

Kita yang butuh Allah, kita yang butuh sholat.

Mau kita taat atau tidak, tidak memengaruhi Allah. Allah tetap Maha Agung. 


Ibadah buat diri kita.


Yang Penting Yakin


Yang Penting Yakin


• Visi:

1. Orang biasa : hanya meyakini apa yang ada di depan mata dia

2. Pengusaha : lihat sesuatu yang belum ada dengan pakai akal. Jika lihat pakai mata maka tidak akan mau investasi. Dimana mikir apa yang terjadi ke depan, investasi, sering jalan-jalan cari referensi, lihat pakai akal.

3. Ahli surga : tidak hanya lihat pakai mata, akal, tapi juga iman.


Kalau Muhammad bicara lebih daripada itu maka aku percaya. Karena yang keluar dari lisan Muhammad. 

Terkait ilmu, lihat apa yang dibicarakan, bukan siapa yang bicara. Tapi kalau tentang iman, lihat siapa yang berbicara bukan apa yang dibicarakan. 

Rasulullah tidak mungkin bohong, maka pasti terjadi. Visi ahli surga ini hanya untuk orang yang yakin. Yang lulus yang punya visi ahli surga. 


Jihad di jalan Allah dgn harta dan jiwa, dimana balasannya nanti.


yg diminta : ketaatan 

diberikan : surga


Yakin balasan dari Allah, yang mampu bertahan dengan ujian.

Orang dahulu dibenci bukan karena kesalahan mereka, tapi karena Islamnya. Hal ini tidak masalah. Biasa diuji.

Lebih baik dicerca karena ide bukan karena akhlak.

Jika dicerca karena akhlak maka beneran salah.


Orang beriman diuji oleh Allah.

Memisahkan benar-benar niat tidak.


Adapun orang yang dzolim, ada hukuman di akhirat

Akan dibalas kedzaliman di akhirat.


Ada istidroj 


Janji Allah pasti. 

Hanya mengharapkan kepada Allah.

Jangan berharap kepada selain Allah. Jika berharap ke manusia, dll maka kecewa. Cerita ke manusia, lebih banyak gak peduli, beberapa senang kita dapat masalah.


Siapa yg ingin bertemu Allah, berharap hanya kepada Allah.


Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.


Terikat lah dengan aturan, hukum Allah.

Jihad fii Sabilillah.

Jihad untuk dirinya sendiri.

Jangan diam. 

Perbanyak ibadah.

Mempersiapkan diri.


Lantangkan apa yang harus dilantangkan.

Beriman kepada hari akhir.

Allah punya rencana.


Musa disuruh mukul tongkat, tapi beliau tidak tahu sebelumnya bahwa akan terbelah lautan itu.

Maryam disuruh goyang pohon kurma, laksanakan saja walau tidak bisa.


Yang penting Allah perintahkan apa, laksanakan!


Yang sudah yakin, maka

Apa yg kita dapat dari musibah, cobaan semua atas izin Allah.


Siapa yang ketika diuji oleh Allah, tetap beriman, maka Allah akan tunjuki hatinya senantiasa dalam keadaan tenang, solusi.

Sabtu, 20 Juni 2026

Mendidik Generasi Rabbani Menyongsong Peradaban Madani


"Mendidik Generasi Rabbani Menyongsong Peradaban Madani"


Ini rahmat dari Allah.

Barokah insya Allah walau anak tidak wisuda.

Karena Al Qur'an kitab mubarok, penuh dengan berkah, dibaca, diperdalam, dihafalkan, maka di situlah Al Qur'an menebarkan barokah kebaikan-kebaikan dari Allah. 


Mencetak, mendidik generasi Rabbani menyongsong peradaban madani.


📝Jariyah ada 3 :

1. Shodaqoh jariyah, masih dimanfaatkan untuk kebaikan walau sudah meninggal, seperti bangunan masjid

2. Ilmu yang diambil manfaatnya. 

3. Anak yang sholih yang selalu berdoa untuk orang tua.


Mendidik Generasi Rabbani.

Generasi Rabbani

QS. Ali 'Imron ayat 79.


مَا كَانَ لِبَشَرٍ اَنْ يُّؤْتِيَهُ اللّٰهُ الْكِتٰبَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُوْلَ لِلنَّاسِ كُوْنُوْا عِبَادًا لِّيْ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰكِنْ كُوْنُوْا رَبَّانِيّٖنَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُوْنَ الْكِتٰبَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُوْنَۙ  


"Tidak sepatutnya seseorang diberi Alkitab, hukum, dan kenabian oleh Allah, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kamu para penyembahku, bukan (penyembah) Allah,” tetapi (hendaknya dia berkata), “Jadilah kamu para pengabdi Allah karena kamu selalu mengajarkan kitab dan mempelajarinya!”"

QS. Ali 'Imran[3]:79



Jadilah hamba-hamba Ku, dilarang memperbudak manusia, dilarang mencari ketenaran untuk pribadinya.

Dakwah para nabi jadilah kalian generasi Rabbani 

Ciri-ciri generasi Rabbani : menjadi generasi yang 'alim (terdidik) 

Mu'alim (pendidik)


Kesimpulan, syarat mutlak Generasi Rabbani: Kapasitas ilmu. Benar-benar jadi 'alim dan muslih. Ilmu bidang agamanya tinggi, tidak terbatas bidang agama saja, bidang sosial, ekonomi, politik punya kapasitas ilmunya (agama dan pembuktian dari amal itu "amal sholih"). Agama mencakup semua lini kehidupan manusia. Mampu memberikan pengajaran, dari ilmu yang sedikit sampai ilmu yang banyak.



✨Karakteristik 

1. 'Alim dan berwawasan luas

2. Faqih punya pemahaman ilmu yang sangat dalam, mampu muthola'ah.

3. Punya pemahaman mendalam tentang politik kekuasaan. 

 

🍃Kewajiban mendidik agar menjadi generasi Rabbani:

1. orang tua

Ada yang dipertanggung jawabkan. Masing-masing kalian ditanya tentang tanggung jawab kalian. Seorang suami pemimpin di keluarganya, dia akan ditanya.

"Jaga diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka."


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ 


"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

QS. At-Tahrim[66]:6



"Perintah keluarga mu untuk sholat, dan sabar memerintah untuk sholat"


Perintahkan anakmu untuk melakukan sholat, didik jadi generasi Rabbani, kenal Tuhannya. 


'Beri anakmu nama yang baik dan ajarkan adab yang baik.'

Didik anakmu jadi generasi Rabbani.


2. Yang diamanati 

Orang berilmu, tidak hanya untuk kepentingan sendiri tapi untuk orang lain juga. Amanah dari orang tua untuk mendidik agar menjadi generasi rabbani.



📝Langkah agar anak bisa jadi generasi Rabbani, 4 pilar:

1. Didiklah mereka aqidah. 

Beri pondasi tauhid. 

Diucapkan oleh Luqman Al-Hakim: hai anak ku janganlah kalian menyekutukan Allah. (Kenalkan pada Allah, dekatkan pada Allah, hanya beribadah kepada Allah dengan keikhlasan yang tinggi kepada Allah). 

Contoh Rasullullah dalam mendidik Ibnu Abbas, saya akan mengajarkan kamu beberapa kalimat, kunci keimanan, 'Nak, jagalah Allah, maka Allah menjagamu'. Jaga kedekatan kepada Allah, Ibadah kepada Allah, ketaqwaan kepada Allah. Kalau kamu menjaga Allah, Allah akan selalu menjaga kamu. Allah yang menciptakan kamu, Allah lebih sayang ke kamu dari ibu bapak kamu sendiri. Sujud, ruku' yang baik, kamu sedang sujud ruku' kepada Allah. 'Kalau kamu minta segala sesuatu, minta kepada Allah. Kalau kamu ada masalah besar dalam kehidupan kamu, minta tolong kepada Allah.' 

Doa dulu, dekatkan kepada Allah. 

Segala aktivitas kita ada doanya. 

Doa itu penanda kita jadi hamba yang dekat kepada Allah. 

Diajarkan tauhid. Makanan tidak ada berkah dan manfaat jika tidak pasrah kepada Allah. Mau tidur, pakai pakaian, keluar rumah, masuk rumah, semua berdoa, kenali Allah. Maka lakukan itu kepada anak-anak.

Ajari takut kepada Allah. 

Kehati-hatian jangan makan yang syubhat. 


2. Ajarkan ilmu Al Qur'an dan Sunnah 

Hak anak : 

(1) ayahmu harus memilihkan ibu yang sholihal untuk kamu, 

(2) memperbaiki nama kamu, 

(3) wajib mengajarkan Al Qur'an pada kamu.

 

3. Amal dan akhlak.

Didik untuk beramal. Bukan ilmu saja. Amal, agar berbuah akhlakul karimah.

Rasulullah telah mengajarkan adab, 'baca bismillah, makanlah dengan tangan kanan kamu, makanlah makanan yang dekat dengan kamu'.

Dekatkan anak pada Allah. 

Arah pendidikan Rasullullah menjadi generasi Rabbani.


4. Mampu berdakwah, mampu mengajarkan ilmu.

 



📝*Langkah-langkah agar mempercepat anak bisa jadi Generasi Rabbani:*

1. Al qudwah (keteladanan)

Orang tua memberi contoh baca Al Quran. Anak menirukan orang tuanya. 

Contoh : orang tua bersedekah, anaknya menirukan orang tua untuk bersedekah.


Jangan pasrahkan anak hanya ke sekolah saja. Pendidikan agama dari rumah, seperti Nabi Ibrahim, Maryam.


2. Berdoa 

Sebagai orang tua jangan lupa mendoakan anak.

Pendidik jangan lupa mendoakan anak didik.



•Contoh menganiaya anak : (1) orang tua hanya minta anak tapi tidak minta anak sholih. (2) Ketika anak tidak sholih, kamu mendoakan celaka untuk anakmu.


• Cara yang benar cara menyikapi anak yang nakal : Doakan anakmu agar dapat hidayah, jadi anak sholih.


Doa adalah hal yang sangat penting.

Jangan berhenti berdoa.



•Peradaban madani : kemajuan dalam koridor syar'i. 


•Manusia yang dekat dengan Allah, merujuk pada hukum Allah.

Keilmuan maju.

Produktif, tidak jadi pemalas. Ekonomi jalan, berbuah kemakmuran.

Jadi generasi tangguh, rabbani, profesional.

Al Kibri

  Bab Al Kibri Bab tentang kesombongan  Kesombongan: bukan baju, mobilnya bagus. Kesombongan adalah menolak kebenaran, dan meremehkan manusi...